Pendidikan – Setengah Hati Karena Materi?

Merasakan bangku kuliah setelah satu tahun libur dari segala macam soal edukasi tentu rasanya gimana gitu, seperti makan gorengan sambil berenang.

Saya cukup beruntung bisa masuk di perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia ini, meskipun bukan sepenuhnya keinginan saya. Sebelum masuk, bayanganku soal kuliah di kampus ini bakalan “wah!” “seru!” “asik” “berbobot” dan tentunya materi disampaikan dengan metode yang efektif dan menarik. Sayangnya kenyataan tidak berkata demikian, meski menyandang nama besar, terjadi banyak diskriminasi, pembodohan dan hal-hal lain yang ngga sesuai dengan apa yang saya pernah baca-baca dan cari tahu sebelum masuk kuliah.

Bangku kuliah seharusnya bisa membuat mahasiswanya berfikir lebih proaktif dan kritis secara cerdas. Banyak di antara teman-teman saya yang setuju dengan pernyataan ini. Prakteknya, bangku kuliah menawarkan tak lebih dari sistem belajar-mengajar yang kuno (setidaknya yang saya dapat dari kuliah saya ini), carut marut administrasi dan berita miring tentang keuangan universitas ini membuat saya semakin yakin kalau Korupsi itu Menular

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s