Jogja Istimewa?

20131119-131522.jpgMulai banyak ketidaknyamanan dirasakan oleh warga jogja sendiri, akhir-akhir ini khususnya, mulai adanya kegiatan-kegiatan bertajuk penolakan terhadap proyek pembangunan besar-besaran sampai dengan #JogjaOraDidol (Jogja Tidak Dijual) sebagai bentuk dukungan terhadap seorang warga yang menyuarakan pendapatnya tentang jogja masa kini.
Tak heran, sebagai warga asli, dampak pembangunan hotel-hotel dan pusat perbelanjaan mulai saya rasakan. Ketidaknyamanan akibat pembangunan masif dalam empat tahun terakhir berdampak tidak baik untuk tubuh jogja sendiri. Lihat saja, jalan-jalan utama di jogja akan macet dengan sedikit saja penumpukan kendaraan ketika jam berangkat / pulang kantor. Entah berapa banyak kendaraan bertambah dalam empat tahun terakhir ini, yang tidak diimbangi dengan penambahan ruas jalan yang sekian persen.
Pemerintah setempat harus segera bertindak, setidaknyq pembatasan jumlah pembangunan hotel dan pusat perbelanjaan, karen tahun ini saja setahu saya ada empat hotel besar berdiri di daerah yang berdekatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s